Welcome to PembicaraWahid.com

Direktori Pembicara Seminar dan Motivator Indonesia

PembicaraWahid.com

Stay Connected & Follow us

Simply enter your keyword and we will help you find what you need.

What are you looking for?

  /  Business   /  Bagaimana Cara Melibatkan Audiens Saat Anda Di Kamera

Bagaimana Cara Melibatkan Audiens Saat Anda Di Kamera

Hari ini, kita semua adalah “bintang film”. Ketika lebih banyak webinar diselenggarakan, Anda akan terus-menerus menemukan kamera di depan Anda lebih sering dari biasanya. Pada saat itulah, kamera adalah teman Anda, tetapi kamera juga dapat menangkap versi diri Anda yang mungkin tampak sedikit aneh atau tidak seimbang. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipikirkan saat Anda bersiap menghadapi sorotan kamera.

Ketika lebih banyak webinar diselenggarakan, Anda akan terus-menerus menemukan kamera di depan Anda lebih sering dari biasanya.

Jangan terpaku pada layar

Satu-satunya “audiens” yang Anda miliki ketika menjadi pembicara webinar atau virtual meeting adalah sebuah kamera. Pastikan semua kontak mata Anda diarahkan ke kamera, terutama saat berbicara ke kamera web di PC / Ipad atau perangkat lain dengan layar di bawahnya. Tetapi masalahnya adalah, Anda secara alami cenderung melihat apa yang terjadi di layar, bukan di kamera. Dan bagi penonton hal ini memutuskan koneksi antara Anda dan mereka, seolah-olah Anda terus-menerus menatap dagu mereka. Jadi, angkat mata Anda, dan lihat mata “Audiens” Anda. Beberapa tips berikut ini dpat membantu Anda:

  • Bayangkan audiens Anda

Berbicara di ruangan kosong hanya dengan lensa sebagai teman adalah pengalaman yang tidak biasa. Tidak ada umpan balik atau tanggapan di sana, jadi Anda perlu membayangkan audiens Anda. Jika Anda dapat membayangkan tanggapan tertentu, mungkin akan membantu Anda untuk bersikap atau berbicara seolah-olah Anda menanggapi feedback itu.

Perhatikan kembali dan lihat kapan Anda terlihat alami dan di mana Anda merasa terlihat tidak nyaman dan coba lagi. Gunakan beberapa angle, lakukan hal-hal yang sedikit berbeda beberapa kali sehingga Anda dapat melihat mana yang paling berhasil dan mana yang terlihat lebih alami. Ini akan membuat Anda terbiasa dengan ide tersebut, dan lebih nyaman dengan prosesnya.

 

  • Manfaatkan suara Anda

Suara Anda adalah alat yang sangat kuat dan memotivasi, jika digunakan dengan baik. Jika Anda tidak menggunakannya dengan baik, orang akan segera berhenti menonton video yang menurut mereka membosankan. Variasikan nada Anda, ekspresikan kegembiraan dan semangat. Menggunakan suara Anda sebagai alat untuk menyampaikan perasaan akan sangat membantu Anda terhubung dengan audiens di sisi lain kamera.

 

  • Mengobrollah dengan audiens Anda

Hanya karena Anda tidak memiliki umpan balik langsung dari pemirsa Anda tidak berarti Anda melakukan monolog. Setiap pendengar perlu merasa diikutsertakan untuk terlibat. Manfaatkan pertanyaan dengan baik selama presentasi video Anda. Menggunakan berbagai jenis pertanyaan adalah cara yang baik untuk membuat pemirsa Anda tetap terlibat. Mengajukan pertanyaan hipotetis terutama bagus untuk merangsang pemikiran dan membangkitkan minat selama presentasi.

Mengawali serangkaian penalaran dengan pertanyaan tentang topik yang akan Anda bicarakan, ini akan meningkatkan antisipasi atas apa yang akan Anda katakan. Ajukan pertanyaan, jika ada banyak pertanyaan. Secara psikologi audiens Anda akan merasa dilibatkan dan akan menanggapi, dan secara umum menganggap presentasi Anda lebih menyenangkan daripada hanya monolog.

  • Libatkan imajinasi audiens Anda

Pikirkan hal-hal interaktif yang dapat Anda lakukan atau pikirkan. Anda  dapat meminta audiens Anda untuk mengamati apa yang ada di dalam ruangan di sekitar mereka, membayangkan adegan, meminta mereka untuk mencatat poin tertentu atau bahkan mungkin mengangkat tangan untuk beberapa moment. Memang mereka mungkin tidak benar-benar melakukannya, tetapi pikiran mereka akan terpikat.

Bangun analogi presentasi Anda tentang hal-hal yang akan mereka kenal. Bicaralah tentang hal-hal yang kemungkinan besar dapat audiens Anda lihat di sekitar mereka. Jika Anda menggunakan sesuatu yang emosional, audiens Anda akan memiliki pengalaman yang lebih mendalam daripada hanya mendengarkan sebuah monolog yang dingin.

 

Lakukan kontak mata

Jika Anda hanya melihat ke arah kamera, Anda akan kehilangan koneksi dengan orang-orang yang ada di dalam ruangan, sedangkan jika Anda mengabaikan kamera, Anda akan mempengaruhi pengaruhnya terhadap penonton video.

Aspek penting dari pengaturan ini adalah kontak mata Anda pada titik-titik kritis. Saat membuat poin utama, pembicara akan memastikan mereka menjaga kontak mata yang baik untuk memastikan mereka terhubung dengan audiens untuk poin itu. Untuk kesan yang kuat, pembicara bahkan dapat mengulangi poin utama dan melihat langsung ke kamera untuk memastikan audiens mendapatkan pengaruh penuh.

 

Lakukan latihan

Berbicara di depan audiens memang sulit bagi sebagian orang, tetapi ini terasa seperti skenario yang relatif normal. Sebaliknya, harus berbicara dengan kamera yang diarahkan kepada Anda adalah pengalaman yang tidak biasa dan terkadang tidak nyaman. Latihlah kemampuan Anda untuk melibatkan audiens Anda saat Anda berada di depan kamera sehingga Anda akan terbiasa cepat atau lambat.

 

PembicaraWahid.com adalah platform maksimal untuk bisins public speaking Anda. Kami sudah menyediakan semuanya untuk marketing profile Anda – sekaligus menerima order dan booking.

Anda bisa menerima appointment client dengan mudah – menjual ticket event Anda dengan cepat – memanage public speaking business Anda dalam satu platform – high ranking position on Google search engine; hanya dengan biaya yang murah dan terjangkau.

Post a Comment