Welcome to PembicaraWahid.com

Direktori Pembicara Seminar dan Motivator Indonesia

PembicaraWahid.com

Stay Connected & Follow us

Simply enter your keyword and we will help you find what you need.

What are you looking for?

  /  Business   /  Jalin Ikatan Dengan Audiens: Pastikan Konten Presentasi Anda Tentang Mereka

Jalin Ikatan Dengan Audiens: Pastikan Konten Presentasi Anda Tentang Mereka

Kunci untuk menyampaikan presentasi yang sukses adalah menunjukkan kepada audiens bahwa Anda peduli kepada mereka. Anda tidak ingin pendengar melihat Anda sebagai seorang sales yang menawarkan produk. Anda ingin mereka melihat Anda sebagai pemimpin yang mengutamakan kepentingan terbaik mereka. Kabar baiknya adalah Anda tidak perlu menjadi cenayang untuk membangun hubungan yang kuat dengan penonton dengan membaca pikiran mereka. Sebagai gantinya, Anda dapat fokus pada analisis audiens, menggunakan kata ganti inklusif, merujuk masa kini, dan menyoroti manfaatnya.

Kunci untuk menyampaikan presentasi yang sukses adalah menunjukkan kepada audiens bahwa Anda peduli kepada mereka.

Analisis Audiens

Sebelum Anda dapat memimpin audiens Anda, Anda harus mengenal audiens Anda. Anda harus mencari tahu apa yang menjadi perhatian audiens Anda dan mengapa mereka harus mendengarkan Anda. Cara terbaik untuk mengumpulkan informasi ini adalah dengan melakukan analisis khalayak.

Untuk memulai proses ini, pertimbangkan untuk bertanya kepada penyelenggara acara tentang orang-orang yang akan hadir. Apa yang ingin mereka pelajari? Bagaimana Anda dapat membantu mereka mencapai tujuan mereka? Anda juga dapat menelusuri Web untuk berita terbaru atau postingan media sosial untuk mempelajari lebih lanjut tentang minat dan prioritas grup. Setelah Anda memahami apa yang menjadi perhatian pendengar Anda, Anda dapat menyesuaikan pesan Anda dengan kebutuhan khusus mereka.

Ingatlah untuk melakukan analisis audiens secara menyeluruh — bahkan saat waktunya terasa sempit bagi Anda. Informasi yang Anda kumpulkan akan membantu Anda menentukan cara mendapatkan dan mempertahankan perhatian audiens Anda.

 

Gunakan Pronoun Inklusif

Salah satu cara termudah untuk menjalin ikatan dengan audiens Anda adalah dengan menggunakan kata ganti inklusif seperti kita, milik kita, dan kepada kita kami, bukan Anda dan milik Anda. Seperti yang ditunjukkan Shel Leanne dalam buku Say It Like Obama: The Power of Speaking with Purpose and Vision, kata-kata ini membantu untuk “mengirimkan pesan bahwa pembicara dan mereka yang mendengarkan berada di tim yang sama, dalam perahu yang sama, menghadapi nasib yang sama. ”

Ada perbedaan besar antara mengatakan, “Anda harus menyelesaikan masalah ini” dan “Kita harus menyelesaikan masalah ini.” Pernyataan pertama membuat audiens bertanggung jawab untuk memecahkan masalah; yang kedua menyiratkan bahwa pembicara akan bekerja dengan audiens untuk memecahkan masalah. Jangan memberi tahu pendengar Anda apa yang harus mereka lakukan. Sebaliknya, gunakan bahasa inklusif untuk menjelaskan apa yang bisa Anda capai bersama.

 

Referensikan Masa Kini

Cara lain untuk terhubung dengan audiens Anda adalah dengan mereferensikan masa kini. Meskipun pendengar mungkin berpikir tentang masa lalu dan masa depan selama presentasi Anda, mereka akan menghabiskan sebagian besar “waktu berpikir” mereka untuk mencoba menghubungkan ide-ide Anda dengan kebutuhan dan tantangan mereka saat ini. Pikirkan tentang masalah yang saat ini dihadapi audiens Anda dan temukan cara untuk mengatasi masalah tersebut selama presentasi Anda.

Misalkan Anda diundang untuk memberikan nasihat karier kepada sekelompok mahasiswa akhir perguruan tinggi. Apa yang dapat Anda katakan untuk membuat para mahasiswa itu mendengarkan Anda? Inilah salah satu kemungkinannya:

Saya tahu Anda tidak sabar untuk menyelesaikan skripsi Anda sehingga Anda dapat berkumpul dengan teman-teman Anda dan menikmati liburan. Saya juga pernah jadi mahasiswa, saya tahu rasanya seperti apa. Tapi saya harap kita bisa berbicara sebentar tentang satu pertanyaan sederhana: “What’s next? Apa yang selanjutnya Anda akan Anda lakukan?” Hari ini, saya ingin menawarkan beberapa saran untuk membantu Anda menggunakan apa yang Anda pelajari untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus.

Pengantar ini menarik karena menghubungkan topik presentasi Anda dengan fokus utama mahasiswa saat ini — membuat skripsi. Awalnya, mereka mungkin tidak ingin memikirkan rencana pasca-perguruan tinggi mereka, tetapi mereka akan lebih cenderung mendengarkan setelah Anda menunjukkan bahwa Anda “tahu bagaimana rasanya” dan Anda bersedia membantu.

 

Soroti Manfaatnya

Teknik terakhir adalah menyoroti manfaat mendukung ide tertentu. Menurut Nick Morgan, penulis Before You Open Your Mouth: The Keys to Great Public Speaking, pembicara harus selalu memperhatikan kebutuhan audiens mereka:

Awalnya audiens mungkin akan bertanya “mengapa” —mengapa saya harus peduli, mengapa ini penting … Jika pembicara berhasil, audiens pada akhirnya akan bertanya “bagaimana” —bagaimana saya mengimplementasikan ide ini, bagaimana cara menjadikan ini milik saya… Itulah tugas pembicara: arahkan audiens dari “mengapa” ke “bagaimana”.

Pendengar Anda akan memperhatikan jika Anda menyampaikan presentasi Anda tentang mereka — jadi pastikan untuk menjaga kepentingan audiens tetap menjadi yang terdepan dalam penyampaian materi Anda. Jika Anda mempertahankan pendekatan yang berpusat pada audiens, pendengar Anda akan menghargai Anda dengan apresiasi dan tepuk tangan yang meriah.

 

PembicaraWahid.com adalah platform maksimal untuk bisnis public speaking Anda. Kami sudah menyediakan semuanya untuk marketing profile Anda – sekaligus menerima order dan booking.

Anda bisa menerima appointment client dengan mudah – menjual ticket event Anda dengan cepat – memanage public speaking business Anda dalam satu platform – high ranking position on Google search engine; hanya dengan biaya yang murah dan terjangkau.

Post a Comment